Senin, 17 Oktober 2011

Testing Implementasi 2


Testing dan Implementasi
Tujuan Testing:
·         Secara Umum untuk melakukan verifikasi, validasi, deteksi error dan di gunakan untuk menemukan masalah yang muncul pada saat melakukan testing sistem
·         Meningkatkan kepercayaan pada client
·         Menyediakan informasi yang dapat mencegah terulangnya error yang pernah terjadi
·         Menyediakan informasi yang membantu deteksi error secara dini
·         Mencari error kelemahan atau keterbatasan sistem
·         Menemukan kemampuan dari sistem
·         Menyediakan informasi untuk kualitas software
Misi dari tim Tester:
·         Meminimalkan kegagalan proyek
·         Tidak melakukan pembenahan hanya memberikan informasi tentang kesalahan  yang terjadi pada sistem  tersebut
·         Memberikan pengukuran dari kualitas software
Menjadi seorang tester yang baik hendaknya harus paham tentang kualitas dari  software yang akan dilakukan dalam pembuatan sistem, serta memahi arti dari komunikasi yang dilakukan dengan client
Psikologi testing
·         Seorang pengembang bertugas untuk membanagun
·         Tester mengahancurkan program
Prinsip –prinsip testing:
·         Testing tidak mungkin Komplit
·         Testing merupakan Pekerjaankreatif dan sulit
Ø  Testing harus mengetahui keseluruhan dari sistem yang akan di testing
Ø  Sistem sederhana atau tidak mudah di pahami
Ø  Untuk sukses melakukan testing yang baik:
§  Kreativitas
§  Pengalaman
§  Pengetahuan Bisnis
§  Metodology Testing
·         Alasan untuk  mencegah error
·         Testing berbasis pada resiko
Ø  Sumber daya dan biaya yang membatasi
Ø  Biaya dari keterlambatan
Ø  Kemungkinan cacat
Ø  Kewajiban memenuhi kebutuhan bisnis
·         Testing harus di rencanakan
Ø  Menjaga arah tujuan testing  untuk mengukur kualitas
Ø  Menjaga kesesuaian penggunaan jadwal proyek
Ø  Membuat Test case dengan menetapkan hasil tujuan test
·     


http://blog.stikom.edu/kjatmika/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar