Selasa, 29 Maret 2011

Keamanan databse


Keamanan database

Keamanan merupakan suatu proteksi terhadap pengrusakan data dan pemakaian data oleh pemakai yang tidak punya kewenangan.


 Penyalahgunaan Database :
  1. Tidak disengaja, jenisnya :
    1. kerusakan selama proses transaksi
    2. anomali yang disebabkan oleh akses database yang konkuren
    3. anomali yang disebabkan oleh pendistribuasian data pada beberapa komputer
    4. logika error yang mengancam kemampuan transaksi untuk mempertahankan konsistensi database.
  2. Disengaja, jenisnya :
    1. Pengambilan data / pembacaan data oleh pihak yang tidak berwenang.
    2. Pengubahan data oleh pihak yang tidak berwenang.
    3. Penghapusan data oleh pihak yang tidak berwenang.

Tingkatan Pada Keamanan Database :
  1. Fisikal à lokasi-lokasi dimana terdapat sistem komputer haruslah aman secara fisik terhadap serangan perusak.
  2. Manusia à wewenang pemakai harus dilakukan dengan berhati-hati untuk mengurangi kemungkinan adanya manipulasi oleh pemakai yang berwenang
  3. Sistem Operasi à Kelemahan pada SO ini memungkinkan pengaksesan data oleh pihak tak berwenang, karena hampir seluruh jaringan sistem database menggunakan akses jarak jauh.
  4. Sistem Database à Pengaturan hak pemakai yang  baik.


Keamanan Data :
1. Otorisasi :
  • Pemberian Wewenang atau hak istimewa (priviledge) untuk mengakses sistem atau obyek database
  • Kendali otorisasi (=kontrol akses) dapat dibangun pada perangkat lunak dengan 2 fungsi :
  • Mengendalikan sistem atau obyek yang dapat diakses
  • Mengendalikan bagaimana pengguna menggunakannya
  • Sistem administrasi yang bertanggungjawab untuk memberikan hak akses dengan membuat account pengguna.

2. Tabel View :
  • Merupakan metode pembatasan bagi pengguna untuk mendapatkan model database yang sesuai dengan kebutuhan perorangan. Metode ini dapat menyembunyikan data yang tidak digunakan atau tidak perlu dilihat oleh pengguna.
  • Contoh pada Database relasional, untuk pengamanan dilakukan beberapa level :
1.      Relasi à pengguna diperbolehkan atau tidak diperbolehkan mengakses langsung suatu relasi
2.      View à pengguna diperbolehkan atau tidak diperbolehkan mengakses data yang terapat pada view
3.      Read Authorization à pengguna diperbolehkan membaca data, tetapi tidak dapat memodifikasi.
4.      Insert Authorization à pengguna diperbolehkan menambah data baru, tetapi tidak dapat memodifikasi data yang sudah ada.
5.      Update Authorization à pengguna diperbolehkan memodifikasi data, tetapi tidak dapat menghapus data.
6.      Delete Authorization à pengguna diperbolehkan menghapus data.

  • Untuk Modifikasi data terdapat otorisasi tambahan :
1.      Index Authorization à pengguna diperbolehkan membuat dan menghapus index data.
2.      Resource Authorization à pengguna diperbolehkan membuat relasi-relasi baru.
3.      Alteration Authorization à pengguna diperbolehkan menambah/menghapus atribut suatu relasi.
4.      Drop Authorization à pengguna diperbolehkan menghapus relasi yang sudah ada.

  • Contoh perintah menggunakan SQL :

GRANT : memberikan wewenang kepada pemakai
Syntax : GRANT <priviledge list> ON <nama relasi/view> TO <pemakai>
Contoh :
GRANT SELECT ON S TO BUDI
GRANT SELECT,UPDATE (STATUS,KOTA) ON S TO ALI,BUDI
REVOKE : mencabut  wewenang yang dimiliki oleh pemakai
Syntax : REVOKE <priviledge list> ON <nama relasi/view> FROM <pemakai>
Contoh :
REVOKE SELECT ON S TO BUDI
REVOKE SELECT,UPDATE (STATUS,KOTA) ON S TO ALI,BUDI

Priviledge list : READ, INSERT, DROP, DELETE, INEX, ALTERATION, RESOURCE





3. Kesatuan data dan Enkripsi :

  • Enkripsi : keamanan data
  • Integritas :metode pemeriksaan dan validasi data (metode integrity constrain), yaitu berisi aturan-aturan atau batasan-batasan untuk tujuan terlaksananya integritas data.
  • Konkuren : mekanisme untuk menjamin bahwa transaksi yang konkuren pada database multi user tidak saling menganggu operasinya masing-masing. Adanya penjadwalan proses yang akurat (time stamping).



























 
























Selasa, 15 Maret 2011

Monitoring Performance Database

ketika kita sudah memiliki sebuah DBMS yang terintegrasi dengan banyak data maka kita perlu untuk memonitoring apa yang harus dilakukan dengan  keadaa yang ada dalam database sekarang dengan tujuan mampu mengumpulkan data statistik yang ada,reaksi terhadap performance ,menangani objek-objek ynag tidak terpakai dan yang bermasalah atau invalid
dalam memonotring sebuah database terdapat dua metode untuk melakuakn monitiroring dalam database yaitu:
1. reaktif
2. proaktif
 kalau dengan metode proaktif kita dapat menggunakan server generated alert dan menggunakan automatic database diagnostic Monitor yang berfungsi untuk memonitor kinerja dari DBMS kita
beberap perbedaan statistik performance sebuah dayabase di oracle dapat kita lihat dengan:
1. kamus data( data dictionary)
2.performa views yang dinamis
3. statistik optimizer
dalam kamus data berisi tentang status objek yang dapat berupa objek kode PL/SQL atau indek dari objek tersebut,sedang kan objek yang bermasalah ataupun invalid maka objek tersebut tidak akan terpakai akan dicompile ulang oleh PL/SQL dan dibuat index ulang.dalam Statistik optimizer memiliki sifat data tidak realtime.
pengumpulan  statistik manual dapat dilakukan jika database tidak dibuat dengan DBCA dan tabel sangat mudah membesar,jika kita menggunakan otomasi maka kiat akan menggunakan oracle schedule . untuk melakukan hal tersebut maka kita harus menyalakan service oracle schedule terlebih dahulu
suatu performance yang dianamis dapat mengaksesdata secara realtime yang berarti kita dapat mengetahui peruabahan ynag terjadi pada databse pada saat itu juga

kita juga dapat menapilkan performance databse melalu metrik seperti dibawah ini

anda juga dapat menggunkan EM (enterprise manager ) untuk menemukan isu ynag terjadi pada Database tersebut








Minggu, 13 Maret 2011

Database Availibility and Database performance Management

database merupakan tempat penyimpanan data yang besar dan berisi banyak data-data dari setiap user yang ada dalam database. Ketersediaan data pada database yang diakses oleh semua user dan dapat diperoleh setiap saat ketika dibutuhkan .dengan semakin banyaknya data yang tersimpan pada suatu database maka seorang DBA harus pandai untuk mnegatur kinerja dari suatu database. Perbedaan utama antara ketersediaan dan kinerja terletak pada kemampuan pengguna untuk mengakses database. Ketersediaan dan kinerja adalah hal yang berbeda  dan harus diperlakukan oleh DBA sebagai persoalan yang terpisah.Ketersediaan data terdiri dari 4 komponen yang berbeda, yang bersatu untuk memastikan bahwa sistem dapat dijalankan dan proses bisnis dapat dilakukan
4 komponen data avaibility : 
Manageability : kemampuan untuk membuat dan memelihara lingkungan yang efektif yang  layanan kepada pengguna
• Recoverability : kemampuan untuk membangun kembali layanan jika mengalami  kesalahan atau kegagalan komponen
• Reliability:kemampuan untuk memberikan pelayanan pada tingkat tertentu untuk jangka waktu lain
• Serviceability:kemampuan untuk menentukan adanya masalah, diagnosamasalah, dan memperbaiki masalah

selain dari komponen komponen diatas database avaibility juga mempunyai beberapa manfaat seperti yang terlihat dibawah ini:
Manfaat dari Data Avaibility:
1.      Dapat diakses dari jarak jauh
2.      Data tersedia pada saat dibutuhkan
3.      Kemampuan menangani crash / failure agar service tetap berjalan

Pemindahan / penghapusan data yang sudah tidak diperlukan agar menghemat tempat penyimpanan data Data avaibility dipengaruhi oleh :
1.      Bentuk Relasi tabel data
2.      Hak akses user
3.      Tersedia bandwidth antara perangkat dan koneksi jaringan media
4.      Mekanisme untuk ketersediaan tinggi dan keamanan mereka sendiri dan aksesibilitas
5.      Prioritas dan jenis data yang akan dibuat tersedia
6.      Pemulihan peran dan tanggung jawab
7.      Jenis file system dan tingkat akses
8.      Jenis penyimpanan / pengambilan perangkat atau media termasuk hardware dan software
9.      Service Level Perjanjian antara entitas yang bertanggung jawab dan dipengaruhi
10.  Pengolahan overhead dari mekanisme yang terkena dampak
11.  Disaster Recovery

data avaibility tidak hanya memberikan sebuah manfaat dalam sebuah database tetapi terdapat juga beberapa permasalahan yang timbul dalam ketersediaan database sepereti:
Permasalahan dalam Data Avaibility
Masalah-masalah yang dihadapi dalam ketersediaan data adalah :
          - Kehilangan pusat data
          - Masalah dalam jaringan
          - Hilangnya perangkat keras dari server
          - OS rusak
          - Software DBMS rusak
          - Aplikasi bermasalah
          - Data corupt, dll
Performance Management
Kinerja Oracle aplikasi manajemen terdiri dari suite modular aplikasi terintegrasi yang mendukung berbagai strategis dan proses manajemen keuangan kinerja dan memungkinkan manajemen keunggulan. Suite, yang komprehensif yang memimpin pasar drive menguntungkan pertumbuhan dengan memberikan hasil yang bisa diprediksi, meningkatkantransparansi dan kepatuhan, dan meningkatkan keselarasan bisnis.

Selain itu, kinerja Oracle aplikasi manajemen leverage Oracle Business Intelligence pondasi dan Oracle Fusion Middleware produk untuk mengintegrasikan data dari berbagai sumber dan memberikan
dashboard, pelaporan, dan analisis. Modul-modul dapat digunakan keluar dari kotak, diperpanjang dengan Oracle Business Intelligence (BI) teknologi, atau yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik. Dengan memberikanpandangan holistik Anda bisnis, aplikasi membantu Anda meningkatkan kecepatan dan kelincahan,meningkatkan pembuatan keputusan Anda kemampuan, dan meningkatkan kinerja perusahaan.
Meningkatkan Kinerja Di Enterprise
Keuangan manajer memerlukan sistem yang memberikan akurat, pelaporan yang tepat dari keuangan dan
hasil operasional. Manajer Line, mitra, dan pemangku kepentingan perlu untuk meninjau dan memahami
laporan-laporan. Keuangan eksekutif harus secara akurat memprediksi hasil masa depan, membuat percaya diri
keputusan, dan efisien mengalokasikan sumber daya. Untuk memenuhi semuakebutuhan mereka, Anda memerlukan
transparansi dan visibilitas bahwa hanya sistem yang terintegrasi dapat memberikan.
Kinerja Oracle aplikasi manajemen memberikan suite modular perusahaan dikemas
manajemen kinerja (EPM) aplikasi yang menyatukan penetapan tujuan, pemodelan,perencanaan,
pemantauan, analisis, dan pelaporan ke dalam sistem tunggal yang terintegrasi.Suite ini mendukung EPM closedloop dengan memberikan representasi akurat darihasil masa lalu dan memungkinkan cepat, percaya diri
perencanaan dan pelaksanaan untuk masa depan. Oracle aplikasi manajemen kinerja
memberikan pandangan yang seragam kinerja keuangan dan operasional Anda,sehingga Anda dapat dengan cepat
dan akurat model, merencanakan, dan mengatasi tantangan-tantangan baru

untuk organisasi Anda untuk sukses, manajer dinamis harus melakukan analisismendalam dan menyampaikan apa-jika proyeksi untuk membuat keputusan yang cerdas, yang berdampak tinggi. Oleh karena itu, perencanaan
harus mempromosikan kolaborasi di seluruh departemen dan link alokasi anggaran untuk operasional
driver. Kinerja Oracle aplikasi manajemen terhubung strategis, keuangan, dan
model perencanaan operasional untuk memungkinkan perencanaan bisnis terpadu.Mereka mendukung kegiatan pemodelan akrab bagi CFO, termasuk treasury,merger dan akuisisi, dan jangka panjang
perencanaan strategis. Anda juga dapat melihat dampak dari keputusan Anda padakeuntungan dan kerugian, kas
aliran, dan neraca. Kinerja Oracle aplikasi manajemen membantu membiayai
departemen membangun anggaran dan rencana yang akurat serta memberikandepartemen operasi
dengan perkiraan lebih-diprediksi. Ini berarti penyesuaian perbaikan strategi,rencana, dan
kunci sumber daya di seluruh organisasi Anda.


Meningkatkan Transparansi dan Kepatuhan
Dengan menuntut stakeholder, peraturan, dan persyaratan audit, pelaporan yang akurat,
hasil keuangan dan operasi tepat waktu sementara mencapai kepatuhan biaya yang efektif adalah
tantangan. Memanfaatkan hari ini teknologi paling maju Web, kinerja Oracle
aplikasi manajemen adalah landasan kerangka kerja kepatuhan berkelanjutan.Menggunakan
suite ini, Anda bisa secara dramatis meningkatkan menutup keuangan dan prosespelaporan sementara
mengurangi risiko pengendalian internal dengan built-in jejak audit, workflow, tinjauaninternal dan
sertifikasi, kontrol, dan validasi. Dengan integrasi data pasar terkemuka dan data
kemampuan kualitas, Anda dapat menyatukan pengumpulan dan pelaporankeuangan, lingkungan,
metrik operasi sosial, dan lainnya untuk memenuhi persyaratan pengungkapan baru.Dan Anda dapat
merampingkan proses pengajuan peraturan dengan terintegrasi Bisnis ExtensiblePelaporan
Bahasa (XBRL) dukungan.


Rencana bisnis Banyak yang tidak menghasilkan hasil yang diharapkan karenaterlalu sering fokus diletakkan pada
tertinggal ukuran kinerja bukan metrik operasional kritis. Selain itu, pengambil keputusan terperosok dalam informasi terputus tidak memiliki cara mudah untuk melacak kinerja strategis
indikator, tujuan berkomunikasi, atau mengidentifikasi aktivitas rendah nilai. Danprofitabilitas
sering diukur pada tingkat agregat, menyebabkan alokasi sumber daya suboptimal.
Kinerja Oracle aplikasi manajemen membantu Anda dengan jelas mengartikulasikanstrategi dan
tujuan, berkomunikasi mereka di seluruh perusahaan, dan memonitor indikatorkinerja utama.
Suite ini memungkinkan Anda untuk fleksibel mengembangkanScorecard-mendukung diakui scorecarding
metodologi dan standar industri-sehingga Anda dapat lebih mengukur kinerja dan
memantau kemajuan. Dan dengan alokasi yang kuat dan kemampuan profitabilitaspemodelan, Anda
dapat memahami driver benar biaya dan keuntungan untuk meningkatkanpenyelarasan sumber daya di seluruh
produk, jasa, segmen pelanggan, dan saluran distribusi.


Meningkatkan Produk Pengguna  dan Biaya Pelatihan
Pelatihan pengguna bisnis aplikasi yang berbeda dan alat-alat yang memakan waktudan mahal. Belum
pengguna yang tidak terlatih tidak bisa berbagi informasi secara efektif untukmencapai kerjasama enterprisewide.
Kinerja Oracle aplikasi manajemen menyediakan antarmuka, intuitif konsisten di seluruh
semua modul untuk meningkatkan produktivitas sambil menurunkan waktu pelatihandan biaya. Selain itu, mereka
leverage pelaporan yang komprehensif dan alat analisis yang disediakan oleh OracleBusiness Intelligence
yayasan produk. Kinerja Oracle aplikasi manajemen meliputi produksi
pelaporan dan alat analisis grafis serta antarmuka Microsoft Office yang link EPM
aplikasi untuk Microsoft Excel, Microsoft Word, dan Microsoft PowerPoint.


Mengurangi Biaya 
Dengan memanfaatkan satu set platform layanan bersama di sebuah suite yang luas dari aplikasi dan alat-alat,
Kinerja Oracle aplikasi manajemen memberikan satu titik pemeliharaan untuk
keamanan, master manajemen data, dan laporan definisi-menghasilkanpengembalian yang lebih tinggi pada
Anda investasi dan mengurangi biaya administrasi dan kepemilikan. Dengan kuat
alat integrasi data dan adaptor vendor-bersertifikat, suite menyediakan integrasipenuh dengan
Oracle dan non-Oracle enterprise sistem perencanaan sumber daya, aplikasi warisan,data
gudang, dan sistem lain untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan hasil maksimaldari investasi TI Anda.




Selasa, 01 Maret 2011

database environment dan database change management


Salah satu tugas seoran DBA adalah memilih dan menginstall sebuah DBM untuk hal tersebut maka perlu di perhartikan beberapa hal untuk seorang DBA yaitu:
       Salah satu tugas utama yang terkait dengan tugas DBA adalah proses memilih dan menginstal sebuah DBMS.
       Banyak eksekutif bisnis dan TI profesional tanpa latar belakang manajemen database berasumsi bahwa sekali DBMS terinstal, sebagian besar pekerjaan dapat dilakukan.
       Memilih dan menginstal DBMS adalah bagian paling sulit dari pekerjaan DBA karena membutuhkan banyak keahlian, pengetahuan, dan pertimbangan.
Dalam memilih sebuah DBMS seorang DBA juga di pengaruhi oleh beberapa keputusan dari organisasi tersebut. Banyak organisasi besar dan menengah.Siapa yang memilih dan menginstal semua DBMS itu ? dan mengapa? Sebagai contoh, bagi sebuah perusahaan besar menggunakan IMS atau IDMS dan DB2 pada mainframe, Oracle dan Informix pada beberapa server yang berbeda UNIX, Microsoft SQL Server pada server Windows NT, serta kantong produk DBMS lainnya seperti Sybase , Ingres, Adabas, dan Datacom pada berbagai platform. Belum lagi setiap PC produk single-user DBMS seperti Microsoft Access, Paradox, atau FileMaker.
Didorong oleh kebutuhan bisnis atau aplikasi baru. DBA tidak memiliki kekuatan untuk menolak proposal DBMS baru.Mungkin perusahaan membeli dari Software paket aplikasi yang tidak berjalan di salah satu platform DBMS keputusan untuk membeli DBMS baru didorong oleh keinginan untuk mendukung teknologi terbaru dan terbesar.
Akibatnya :Tanpa terlebih dahulu memeriksa apakah aplikasi ini bisa berhasil dengan menggunakan DBMS yang ada.tidak kompatibel antara DBMS dan perlunya mengubah kode aplikasi. DBMS tua tetap dan harus terus didukung. Ini menyulitkan pekerjaan DBA.
Jadi apa yang harus dilakukan? DBA harus diberdayakan untuk membuat keputusan DBMS bagi organisasi.Tidak ada unit usaha seharusnya diizinkan untuk membeli sebuah DBMS tanpa izin dari DBA.DBA harus diberdayakan untuk membuat keputusan DBMS bagi organisasi.Kenyataannya Sulit untuk menerapkan dan bahkan lebih sulit untuk menegakkan.
Ketika memilih sebuah DBMS, adalah bijaksana untuk memilih produk dari vendor-1 tier seperti yang tercantum pada Tabel 2-1. Tier 1 merupakan vendor terbesar yang memiliki produk yang paling banyak dilaksanakan dan didukung di pasar.

Kedua vendor ini menyediakan produk-produk berkualitas DBMS, tapi dasar terinstal mereka lebih kecil dan perusahaan-perusahaan yang lebih kecil, dengan sumber daya lebih sedikit, dari IBM, Oracle, dan Microsoft, sehingga ada beberapa resiko dalam memilih DBMS dari 2 tier, bukan 1 tier.

Faktor Penting dalam memilih sebuah DBMS
       Sistem operasi
       Jenis organisasi ( Konservatif atau Liberal ? )
       Tingkatan yang dicapai.
       Skalabilitas.
       Ketersediaan perangkat lunak pendukung.
       Teknisi.
       Biaya Kepemilikan.
       Jadwal Release
       Referensi pelanggan.
Arsitektur DBMS
Enterprise DBMS dirancang untuk skalabilitas dan kinerja tinggi.Depertemental DBMS, untuk mendukung kelompok kerja kecil-menengah dalam sebuah organisasi;.Personal DBMS dirancang untuk pengguna tunggal, Contoh. Microsoft Access dan Visual dBase.Mobile DBMS merupakan versi khusus dari DBMS departemenal atau Enterprise.DBMS mobile memungkinkan database lokal akses dan modifikasi pada laptop atau perangkat genggam.
DBMS CLustering
Clustering adalah penggunaan beberapa "independen" sistem komputasi yang bekerja bersama sebagai sebuah sistem Sebuah DBMS modern clustering menawarkan dukungan untuk meningkatkan ketersediaan dan skalabilitas. Dua dominan arsitektur untuk clustering  : Shared Disk dan Shared Nothing


Share Disk
Share Nothing
       semua sistem terhubung berbagi perangkat disk yang sama,
       Setiap prosesor masih memiliki memori pribadi, tetapi semua prosesor secara langsung dapat mengatasi semua disk.
       Shared-disk clustering adalah lebih cocok untuk pengolahan besar-perusahaan dalam lingkungan mainframe.

       setiap sistem memiliki sumber daya sendiri swasta (memori, disk, dll).
       Antar prosesor berkomunikasi dengan melewatkan pesan melalui jaringan yang interkoneksi komputer.
       Permintaan dari klien akan secara otomatis diarahkan ke sistem yang memiliki sumber daya.
       Hanya salah satu sistem cluster dapat "sendiri" dan mengakses sumber daya tertentu pada suatu waktu.
       Dalam hal kegagalan terjadi, kepemilikan sumber daya secara dinamis dapat ditransfer ke sistem di cluster.
       Keuntungan utama dari shared-apa clustering adalah skalabilitas.


Kebutuhan Memory

Sebuah DBMS memerlukan memori untuk fungsionalitas dasar dan akan menggunakannya untuk proses yang paling internal seperti memelihara sistem area global dan banyak melakukan tugas.

Untuk Memilih sebuah database kita juga harus memepertimbangkan sebuah versi atau sebuah release untuk menyadari hal tersebut maka kita harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:
Keuntungan
resiko
       Adanya fungsi fitur baru dan hanya disampaikan dalam rilis baru.
       Untuk aplikasi yang dibeli, vendor aplikasi mungkin membutuhkan versi  atau rilis tertentu untuk mengaktifkan fungsi tertentu di dalam aplikasi.
       Memberikan kinerja yang lebih ditingkatkan dan ketersediaan fitur yang dapat mengoptimalkan aplikasi yang sudah ada.
       DBMS vendor sering akan memberikan dukungan yang lebih baik dan merespon masalah lebih cepat untuk rilis baru software mereka.

       Upgrade DBMS biasanya mengakibatkan beberapa tingkat gangguan untuk operasi bisnis.
       gangguan lainnya dapat terjadi, seperti harus mengubah struktur database atau menemukan bahwa fitur yang didukung sebelumnya telah dihapus dari rilis baru
       Biaya upgrade dapat menjadi hambatan besar untuk migrasi DBMS
       Ketika teknik optimasi SQL ada perubahan, ada kemungkinan bahwa rilis DBMS baru akan menghasilkan jalur akses SQL yang  lebih buruk daripada sebelumnya.
       Produk perangkat lunak pendukung kurang memberi dukungan langsung untuk rilis DBMS baru.

 Serta dalam sebuah DBMS itu terdapat sebuah fitur dan kompleksitas yang memiliki beberapa point-point penting yang perlu untuk diperhatikan
Penggunaan store prosedure  dan function user-defined.Semakin kompleks fitur SQL, menjadi semakin sulit untuk memastikan bahwa akses perubahan jalur tidak mempengaruhi kinerja.Pemrosesan Client / Server-penggunaan jaringan dan penggunaan Multiple Tier merumitkan DBMS.Integrasi dengan perangkat lunak dan infrastruktur lain dapat mempersulit migrasi Bahasa yang digunakan oleh program mungkin juga berdampak pada migrasi DBMS karena dukungan yang berbeda untuk versi compiler, perubahan API, atau cara-cara baru embedding SQL dalam program aplikasi.
Untuk Standard Administrasi Database DBA harus memeperhatikan beberapa hal seperti berikut:

       Upgrade kebijakan dan prosedur
       Bug memperbaiki bug dan praktek-praktek pemeliharaan
       Membuat Sebuah daftar  untuk memberitahukan perubahan yang akan datang
       Pertimbangan disain Antarmuka
       penyimpanan, penggunaan, dan pemantauan prosedur
       instalasi dan pengujian prosedur
Untuk Keamanan Administrasi Database DBA harus memeperhatikan beberapa hal seperti berikut:
       Menentukan siapa yang berwenang
       Daftar pemberian  otorisasi database.
       Informasi pada setiap interface yang digunakan.
       Kebijakan penggunaan klausa WITH GRANT OPTION dan CASCADING.
       Prosedur  pemberitahuan kepada User.
       Prosedur menghapus user
DATABASE CHANGE MANAGEMENT
Suatu bisnis akan mengalami sebuah perubahan dalam perjalanannya, sehingga kejadian tersebut bagi seorang DBA harus memehami dan menyiapkan langkah-langkah praktis guna menyelaesaikan masalah tersebut. Perubahan adalah satu-satunya yang konstan dalam lingkungan bisnis yang kompleks saat ini. Sebuah pasar yang selalu berubah menyebabkan perusahaan harus terus beradaptasi. Perubahan tidak dapat dihindari tetapi diperlukan untuk kelangsungan hidup bisnis dan kesuksesan. Ada beberapa faktor yang berbeda khususnya perusahaan dalam mengelola TI seperti Lingkungan fisik atau tempat kerja,Perubahan organisasi,Perubahan-perubahan infrastruktur jaringan ,Perubahan Aplikasi dan sistem ,Perubahan Jenis dan struktur data, dengan perubahan  tersebut membuat seorang DBA harus mengubah beberapa struktur data yang sudah tersimpan dalam sebuah database
   Untuk menjamin kesuksesan, faktor-faktor antara lain :
       Inteligen.
       Analisis Perencanaan.
       Dampak analisis.
       Otomasi.
       Standarisasi prosedur.
       Reliable dan proses diprediksi.  Ketersediaan.
       Cepat dan efisien
       Proaktif
DBA adalah penjaga perubahan database.Yang meminta perubahan biasanya programmer, pemilik aplikasi  atau pengguna bisnis DBA dibebani untuk melakukan perubahan database dan memastikan bahwa setiap perubahan dilakukan dengan sukses dan tidak berdampak terhadap sisa database.Untuk secara efektif melakukan perubahan database, DBA perlu mempertimbangkan setiap item( materi sebelumnya)Sebagian besar organisasi memiliki beberapa produk DBMS, masing-masing dengan berbagai tingkat dukungan untuk melakukan perubahan.
Jenis-Jenis Perubahan dalam database:

      Perangkat Lunak DBMS
      Konfigurasi Hardware
      Desain Logikal dan  fisikal
      Aplikasi
      Fisik Struktur Database

Dari beberapa perubahan tersebut akan berdampak pada Struktur database sehingga Ketika kebutuhan data organisasi berubah, database digunakan untuk menyimpan data juga harus berubah. Jika data tidak dapat diandalkan dan tidak tersedia, sistem tidak melayani kebutuhan bisnis Yang diperlukan tidak hanya gagal-aman, tetapi juga otomatis, efisien, dan mudah digunakan.Pengaruh DROP Cascading merumitkan pekerjaan mengubah skema database.
Database Object Hirarki

Untuk Melakukan sebuah perbahan bagi seorang DBA terdapat beberapa Skenario perubahan seperti ,Seorang DBA perlu melakukan berbagai jenis perubahan ke database lebih dari masa pakai baterai. tugas DBA untuk memahami cara terbaik untuk mempengaruhi semua jenis perubahan database. Perubahan sederhana tidak begitu sederhana ketika harus disebarkan kepada beberapa database pada server berbeda ,Perubahan yang kompleks, seperti penggantian nama kolom, dapat berlangsung berjam-jam untuk menerapkan secara manual.Pelacakan perubahan database.Menambahkan sebuah kolom ditengah tabel adalah perubahan yang sangat sulit.Singkatnya, untuk secara efektif memberlakukan perubahan database, DBA harus memahami semua hubungan yang rumit antara database yang mereka kelola dan mempunyai pemahaman yang kuat tentang jenis perubahan yang didukung oleh produk DBMS yang mereka gunakan.
Database dijamin membutuhkan perubahan selama hidup mereka. DBA adalah penjaga database dan karenanya bertanggung jawab untuk melaksanakan perubahan secara bertanggung jawab yang menjamin struktur, integritas, dan keandalan database. DBA harus membuat dan mengelola database disiplin perubahan manajemen yang terdiri dari alat-alat, prosedur, dan kebijakan untuk memberlakukan perubahan database secara tepat dan bertanggung jawab.