Apa yangterjadi jika data –data penting dalam perusahaan yang bernialai ratusan juta rupiah itu hilang karena terkena suatu bencana?
Mengapa disaster planning itu di gunakan?
why?
Disaster planning di gunakan untuk menanggulangi bencana yang datang secara tiba-tiba baik itu dalam waktu jangka pendek maupun jangka panjang
Nah dalam proses melakukan penanganan disaster planning terdapat salah satunya proses backup , proses backup tersebut baik dilakukan dalam waktu 1 minggu ,1 bulan atau bahkan 1 hari ketika jam –jam diluar operasional kantor.dalam pengaturan backup dan recovery,Untuk yang memiliki transaksi besar hendaknya dilakukan proses backup dalam waktu 1 hari sekali .
Sebagai seorang DBA apa yang harus dilkukan pertama kali untukmenangani masalah tersbut:
· Identifikasi masalah
· Akibatyang di tuimbulkan dari maslah masalah terbut
· Proses yang terlibat dalam maslah tersbut
Hal-hal tyang perlu di persiapkan dalam disaster planning:
· Memanage database
· Senua hal yang tidak terplanning yang kemungkinan dapat terjadi seperti , bencana alam, virus, dan overload data
· Analaisa kondisi pada saat aini
· Mengetahui strategi perusahhan
· Efek dari bisnis jika terjadi down pada server
Dalam suatu disaster planning kita harus mengetahui kondisi-kondisi data (critical) maka kita harus menggunaka rating untuk penilaian hal tersbut. Dalam 1 database yang di miliki perusahaan memberlakukan 1 disaster planning.Tujuan dari disaster planning adalah untuk meminimalkan proses down time dan kehilangan data.
4 Hal secara umum yang ada dalam disaster planning
1. Remote site
a. Teknologi yang dapat mengatur database secara remote .Contoh Membuat remote server jarak jauh.
2. Documentasi database meliputi:
a. Lokasi backupnya
b. Autorisasi user dan password
c. Prosedur recovery
d. Report
3. Testing database
4. Pilih personil yang tepat dalam suatu tim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar