ketika kita sudah memiliki sebuah DBMS yang terintegrasi dengan banyak data maka kita perlu untuk memonitoring apa yang harus dilakukan dengan keadaa yang ada dalam database sekarang dengan tujuan mampu mengumpulkan data statistik yang ada,reaksi terhadap performance ,menangani objek-objek ynag tidak terpakai dan yang bermasalah atau invalid
dalam memonotring sebuah database terdapat dua metode untuk melakuakn monitiroring dalam database yaitu:1. reaktif
2. proaktif
kalau dengan metode proaktif kita dapat menggunakan server generated alert dan menggunakan automatic database diagnostic Monitor yang berfungsi untuk memonitor kinerja dari DBMS kita
beberap perbedaan statistik performance sebuah dayabase di oracle dapat kita lihat dengan:
1. kamus data( data dictionary)
2.performa views yang dinamis
3. statistik optimizer
dalam kamus data berisi tentang status objek yang dapat berupa objek kode PL/SQL atau indek dari objek tersebut,sedang kan objek yang bermasalah ataupun invalid maka objek tersebut tidak akan terpakai akan dicompile ulang oleh PL/SQL dan dibuat index ulang.dalam Statistik optimizer memiliki sifat data tidak realtime.
pengumpulan statistik manual dapat dilakukan jika database tidak dibuat dengan DBCA dan tabel sangat mudah membesar,jika kita menggunakan otomasi maka kiat akan menggunakan oracle schedule . untuk melakukan hal tersebut maka kita harus menyalakan service oracle schedule terlebih dahulu
suatu performance yang dianamis dapat mengaksesdata secara realtime yang berarti kita dapat mengetahui peruabahan ynag terjadi pada databse pada saat itu juga
kita juga dapat menapilkan performance databse melalu metrik seperti dibawah ini
anda juga dapat menggunkan EM (enterprise manager ) untuk menemukan isu ynag terjadi pada Database tersebut


Tidak ada komentar:
Posting Komentar